Friday, April 13, 2007

Tandatangan spanduk HOPE FOR PEACE di Sekolah Global Jaya

Pada hari Kamis, 16 November 2006, spanduk HOPE FOR PEACE digelar di Sekolah Global Jaya untuk ditandatangani. Orang-orang yang setuju dengan perdamaian diminta untuk menandatangani spanduk juga menuliskan nama, dan alamat e-mail mereka. Cukup banyak yang berpartisipasi dalam kegiatan ini hal ini dibuktikan dengan perolehan tandatangan yang memenuhi seluruh tempat yang telah disediakan dalam sepanduk (kurang lebih 50).

Pada hari Selasa, 14 November 2006, Spanduk HOPE FOR PEACE juga ditandatangani oleh mahasiswa MM UI. Pada kesempatan itu juga diperoleh cukup banyak suara atas perdamaian. Kami akan etrus membuat kampanye ini semakin menyebar ke tempat-tempat lain.

Kenapa HOPE FOR PEACE?

HOPE FOR PEACE (selanjutnya disingkat HFP) adalah sebuah kampanye perdamaian yang ide awalnya didapatkan oleh Kanya Stira saat ia sedang membicarakan perang Libanon pada tahun 2006 bersama salah seorang kawannya.

Didalam dialog itu, Kanya mendapati bahwa tidak adanya sikap untuk menjaga rasa perdamaian dari orang Indonesia. Malah, mereka ingin membantu salah satu pihak. Oleh karenanyalah pada saat Kanya mendapat kesempatan untk merealisasikan pikirannya Kanya memilih untuk membuat sebuah kampanye yang bertujuan untuk mengumpulkan suara orang-orang yang setuju dengan perdamaian.

Pada awalnya nama kampanye ini adalah HOPE OF PEACE, tapi salah seorang supervisor menganjurkan untuk mengubah namanya menjadi HOPE FOR PEACE karena menurutnya sedikit aneh apabila kita menggunakan kata OF.

Kampanye ini lahir pada akhir bulan agustus 2006. Dan mulai berjalan sejak Oktober 2006.